suarominang.co, AUTOMOTIVE - Xiaomi resmi meluncurkan mobil listrik pertamanyab, SUV (Sport Utility Vehicle) bernama SU7, pada tanggal 29 Maret 2024.
Mobil ini menarik perhatian karena hadirannya didebutkan dihadapan kompetitor besar seperti Nio, Xpeng, dan LiAuto di China. SU7 hadir dalam tiga varian dengan harga dan spesifikasi berbeda.
Varian Standar menjadi yang terendah dengan banderol mulai dari 215.900 yuan (sekitar Rp 473 juta).
Berikut ringkasan spesifikasi Xiaomi SU7:
Dimensi: Panjang 4.997 mm, lebar 1.963 mm, dan tinggi 1.455 mm.
Platform: Modena milik Xiaomi
Baterai: Varian Standar memiliki kapasitas baterai 73,6 kWh
Motor Listrik: Varian Standar bertenaga 220 kW dengan torsi 400 Nm
Akselerasi: 0-100 km/jam dalam 5,28 detik (Varian Standar)
Kecepatan Puncak: 210 km/jam (Varian Standar)
Jarak Tempuh: Klaim hingga 700 km (belum dikonfirmasi varian mana)
Selain performa, Xiaomi SU7 juga diunggulkan pada teknologi "Smart Multidimensional Sensing" dan "Global Synchronized Control" yang dikembangkan sendiri oleh Xiaomi untuk mengatur sasis kendaraan secara cerdas.
Peluncuran ini menjadi langkah awal Xiaomi memasuki persaingan industri kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat.
Dalam sistem bantuan pengemudi, Xiaomi menawarkan dua opsi, Xiaomi Pilot Pro dan Xiaomi Pilot Max.
Xiaomi Pilot Pro mengandalkan teknologi penglihatan murni dan menggunakan chip Nvidia Drive Orin dengan daya komputasi 84 Tops, mirip dengan pendekatan Tesla.
Sedangkan sistem Xiaomi Pilot Max menggabungkan visi murni dengan teknologi lidar untuk meningkatkan kemampuan.
Selain itu, Xiaomi meluncurkan sistem mengemudi dengan bantuan pilot berbasis kota yang disebut City NOA yang menggunakan dua chip Drive Orin.
Pengujian sistem ini dimulai pada April di 10 kota, dengan peluncuran nasional di China direncanakan pada Mei.
Varian SU7 Standard dilengkapi dengan baterai BYD Blade 73,6 kWh yang menawarkan jangkauan 700 km (China Light Duty Vehicle Test Cycle/CLTC).
Mobil ini dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 5,28 detik dan mencapai kecepatan tertinggi 210 km/jam. Varian ini dilengkapi sistem Xiaomi Pilot Pro ADAS dan menggunakan arsitektur 400V.
Tenaganya berasal dari pengaturan penggerak roda belakang (RWD) dengan motor 220 kW yang menghasilkan torsi 400 Nm.
SU7 Pro meningkatkan jangkauan dengan baterai CATL 94,3 kWh, mendorong jangkauan hingga 830 km (CLTC).
Varian ini dilego dengan harga 245.900 yuan (Rp540 juta), menempatkannya pada titik harga yang sama dengan Tesla Model 3 di Cina. Mobil ini ditingkatkan ke arsitektur 800V untuk pengisian daya yang lebih cepat.
Sedangkan SU7 Max dilengkapi dengan baterai CATL Qilin 101 kWh, yang menawarkan jangkauan hingga 800 km (CLTC). Varian Max menawarkan jangkauan 510 km yang dapat dicapai hanya dalam 15 menit pengisian daya.
Performanya juga mendapat peningkatan signifikan dengan waktu akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 2,78 detik dan kecepatan tertinggi 265 km/jam.
SU7 Max menggunakan sistem Xiaomi Pilot Max ADAS dan dilengkapi arsitektur 800V untuk pengisian daya lebih cepat.
Pembangkit tenaga listrik ini menggunakan pengaturan all-wheel drive (AWD) dengan motor ganda yang menghasilkan keluaran gabungan sebesar 495 kW (663 hp) dan torsi sebesar 838 Nm.