suarominang.co - Memilih jurusan kuliah adalah keputusan krusial yang berdampak signifikan pada masa depan karier dan finansial seseorang. Namun, sejumlah lulusan merasa menyesal dengan pilihan jurusan mereka karena prospek kerja yang terbatas dan gaji yang tidak memenuhi ekspektasi.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh ZipRecruiter terhadap lebih dari 1.500 lulusan perguruan tinggi, berikut adalah 10 jurusan yang paling banyak disesali oleh lulusannya:
1. Jurnalisme: Persaingan ketat dalam industri media dan perubahan dinamis sering membuat lulusan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang stabil dan bergaji layak.
2. Sosiologi: Meskipun menawarkan pemahaman mendalam tentang masyarakat, lapangan kerja yang spesifik untuk lulusan sosiologi relatif terbatas, seringkali berujung pada pekerjaan di luar bidang studi dengan gaji yang tidak memadai.
3. Sejarah: Kesempatan kerja yang sesuai dengan bidang sejarah, seperti peneliti atau akademisi, cukup terbatas, sehingga banyak lulusan bekerja di sektor lain dengan kompensasi yang lebih rendah.
4. Komunikasi: Meskipun dianggap fleksibel, banyak lulusan komunikasi merasa keterampilan yang diperoleh kurang spesifik, membuat mereka kesulitan bersaing di pasar kerja dan mendapatkan gaji yang diharapkan.
5. Pendidikan: Profesional di bidang pendidikan sering menghadapi tantangan seperti beban kerja tinggi dan gaji yang tidak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
6. Bahasa Inggris: Lulusan jurusan ini sering menemukan bahwa peluang kerja yang langsung terkait dengan bidang studi mereka, seperti penulis atau editor, cukup terbatas dan menawarkan gaji yang tidak terlalu tinggi.
7. Biologi: Meskipun merupakan ilmu dasar, banyak lulusan biologi merasa perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, mengingat posisi entry-level sering kali menawarkan gaji rendah.
8. Bisnis Administrasi: Tingginya jumlah lulusan di bidang ini menyebabkan persaingan ketat untuk posisi manajerial, sementara banyak posisi entry-level menawarkan gaji yang tidak sesuai harapan.
9. Ilmu Politik: Peluang kerja di bidang ini sering terbatas pada sektor pemerintahan atau organisasi non-profit, dengan ketersediaan posisi dan gaji yang tidak selalu memadai.
10. Ekonomi: Meskipun memiliki prospek yang luas, banyak lulusan merasa kurikulum yang terlalu teoritis membuat mereka kurang siap menghadapi dunia kerja praktis, berdampak pada kesulitan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang diinginkan.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada Februari 2024 menunjukkan bahwa rata-rata gaji bulanan pekerja dengan pendidikan sarjana (S1) adalah Rp 4,68 juta. Namun, lulusan dari jurusan-jurusan di atas sering kali menerima gaji di bawah rata-rata tersebut, terutama jika bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu mereka.
Meskipun demikian, kesuksesan karier tidak semata ditentukan oleh jurusan kuliah. Pengembangan keterampilan tambahan, networking, dan pengalaman kerja dapat membuka peluang lebih luas. Oleh karena itu, penting bagi calon mahasiswa untuk melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan minat serta prospek kerja sebelum memilih jurusan, guna menghindari penyesalan di kemudian hari.