Rabu, 3 Juni 2026

Posyandu 6 SPM Payolansek Diperkuat, Strategi Efektif Tekan Stunting dan Kemiskinan di Payakumbuh

Photo Author
Administrator, SuaroMinang.co
- Rabu, 6 Mei 2026 | 14:11 WIB
Posyandu 6 SPM Payolansek Diperkuat, Strategi Efektif Tekan Stunting dan Kemiskinan di Payakumbuh
Posyandu 6 SPM Payolansek Diperkuat, Strategi Efektif Tekan Stunting dan Kemiskinan di Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Kelurahan Payolansek terus memperkuat layanan dasar bagi masyarakat dengan mengoptimalkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Langkah ini menjadi strategi nyata untuk menekan angka stunting sekaligus mengurangi kemiskinan di wilayah tersebut.

Lurah Payolansek, Aldi Kristian, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar rutinitas, tetapi menjadi upaya terarah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Ia menyebutkan, pemerintah kelurahan langsung menggerakkan seluruh elemen untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Wali Kota Payakumbuh mendorong kami menghadirkan posyandu yang benar-benar memberi manfaat nyata. Kami fokus menekan stunting, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Aldi, Selasa (05/05/2026).

Posyandu 6 SPM Jadi Layanan Terpadu Lintas Sektor


Program Posyandu 6 SPM mengintegrasikan enam sektor utama yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Keenam bidang tersebut meliputi layanan kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pendidikan, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

Melalui integrasi ini, pemerintah kelurahan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah diakses, dan efisien. Warga tidak perlu lagi berpindah tempat untuk mengurus berbagai kebutuhan dasar.

Selain itu, pemerintah menetapkan jadwal pelaksanaan rutin setiap Senin pertama setiap bulan. Jadwal ini memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mempermudah koordinasi lintas sektor.

“Dengan jadwal rutin, masyarakat lebih mudah datang dan memanfaatkan layanan. Kami juga bisa memaksimalkan koordinasi antar instansi,” jelas Aldi.

Dorong Akses Layanan Lebih Mudah dan Cepat


Pelaksanaan Posyandu 6 SPM menghadirkan kemudahan akses bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan keluarga berpenghasilan rendah. Program ini juga mempercepat distribusi bantuan dan layanan sosial.

Tidak hanya itu, pemerintah kelurahan memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana komunikasi langsung dengan warga. Masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan, keluhan, hingga kondisi riil yang mereka alami.

Dengan demikian, pemerintah tidak lagi bergantung pada data administratif semata. Mereka langsung mendapatkan informasi faktual dari lapangan.

“Kami mendengar langsung suara masyarakat. Hal ini membantu kami mengambil keputusan yang lebih tepat,” tambahnya.

Perkuat Implementasi Regulasi Nasional


Program ini berjalan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Regulasi tersebut memperluas fungsi posyandu menjadi pusat layanan sosial dan pembangunan masyarakat.

Pemerintah Kelurahan Payolansek langsung menyesuaikan kebijakan dengan regulasi tersebut. Mereka mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu sistem yang terkoordinasi.

Langkah ini memperkuat peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat akar rumput. Selain itu, kebijakan ini juga meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas program pemerintah.

“Regulasi ini memberi arah yang jelas. Kami bisa menggabungkan berbagai layanan agar lebih efektif dan tepat sasaran,” tegas Aldi.

Kolaborasi OPD Percepat Solusi Masalah Warga


Posyandu 6 SPM juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setiap masukan dari warga langsung diteruskan ke OPD teknis sesuai bidangnya.

Pendekatan ini mempercepat proses penanganan masalah di lapangan. OPD tidak lagi menunggu laporan formal, melainkan langsung bergerak berdasarkan kondisi nyata.

Sebagai contoh, persoalan kesehatan, pendidikan, atau infrastruktur dapat segera ditindaklanjuti tanpa proses birokrasi yang panjang.

“Kami melihat banyak persoalan teridentifikasi langsung di lapangan. OPD bisa langsung bergerak memberikan solusi,” ungkapnya.

Dampak Nyata untuk Pembangunan Daerah


Program Posyandu 6 SPM mulai menunjukkan dampak positif bagi masyarakat Payolansek. Warga merasakan kemudahan dalam mengakses layanan dasar, sementara pemerintah dapat bekerja lebih efektif.

Selain menekan angka stunting, program ini juga berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini menjadi fondasi penting dalam pembangunan jangka panjang.

Pemerintah kelurahan pun berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan program ini. Mereka akan meningkatkan kualitas layanan serta memperluas jangkauan manfaatnya.

“Posyandu 6 SPM menjadi instrumen penting bagi kami untuk memastikan pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Aldi.

 

 




Pantau terus berita terbaru, informasi akurat, dan perkembangan terkini hanya di SUAROMINANG.CO. Jangan lewatkan update penting setiap harinya untuk tetap terinpirasi dan terinformasi.

Editor : Putra Piasaulu
Sumber : Humas Pemko Payakumbuh

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X