Tanah Datar, suarominang.co — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik di Kecamatan Lintau Buo dan sekitarnya pada Rabu (13/5/2026). Informasi yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi warga terdampak dengan kerusakan infrastruktur dan aktivitas masyarakat yang terganggu.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak malam hingga pagi hari dilaporkan memicu meluapnya aliran sungai dan genangan di beberapa permukiman. Sejumlah akses jalan disebut mengalami kerusakan akibat material longsor, sementara beberapa titik penghubung warga dilaporkan terdampak derasnya arus air.
Dalam video yang beredar dan viral di media sosial dengan penanda lokasi Lintau Buo tertanggal 13 Mei 2026, terlihat warga berada di area permukiman yang terdampak, diduga sedang memantau kondisi pascakejadian.
Bencana hidrometeorologi seperti ini menjadi ancaman serius di wilayah Sumatera Barat, khususnya saat curah hujan tinggi terjadi dalam waktu panjang. Warga di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali turun.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait biasanya melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan, kebutuhan warga terdampak, serta upaya penanganan darurat untuk memulihkan akses masyarakat.
Editor’s note: Jika Uda ingin berita ini dibuat lebih spesifik (misalnya jumlah rumah rusak, korban, atau lokasi jorong tertentu), saya bisa telusuri data resmi BPBD/Pemkab Tanah Datar lebih detail.