suarominang.co - Padang – Sebuah kebakaran besar melanda Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) pada Kamis malam, 8 Mei 2025, sekitar pukul 20.28 WIB. Insiden ini terjadi di kawasan Jati, Kota Padang, dan menimbulkan kepanikan di kalangan civitas akademika dan warga sekitar.
Gedung tiga lantai yang menjadi tempat perkuliahan dan aktivitas mahasiswa tersebut terbakar hebat dalam waktu singkat. Sumber api diduga berasal dari lantai bawah gedung, yang langsung menyebar ke seluruh bagian bangunan. Kobaran api yang cepat membesar mengeluarkan asap tebal, yang terlihat dari jarak beberapa kilometer.
Saksi mata di lokasi kejadian melaporkan bahwa api mulai terlihat jelas pada pukul 20.28 WIB dan dalam waktu kurang dari 30 menit, api sudah melahap sebagian besar bangunan. Tim pemadam kebakaran yang segera tiba di lokasi langsung bekerja keras untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran semakin meluas ke area sekitar. Hingga pukul 22.00 WIB, petugas masih berusaha keras menyemprotkan air ke bagian-bagian yang terbakar, sementara asap hitam masih terlihat mengepul dari gedung.
Belum ada laporan resmi mengenai penyebab kebakaran, namun pihak berwenang, termasuk polisi dan petugas pemadam kebakaran, tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak universitas juga sedang berkoordinasi dengan tim keamanan untuk memastikan bahwa tidak ada korban jiwa di antara mahasiswa atau staf yang berada di dalam gedung saat kebakaran terjadi.
Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga saat ini, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat gedung FKM ini merupakan salah satu bangunan penting di Unand. Banyak fasilitas, termasuk ruang kuliah, laboratorium, dan arsip penting, yang dilaporkan rusak akibat kebakaran tersebut.
Pihak universitas memberikan pernyataan bahwa mereka akan segera mengambil langkah-langkah untuk memastikan kelangsungan kegiatan akademik dan mencari solusi bagi mahasiswa yang terdampak. Sampai saat ini, pihak kampus belum bisa memastikan berapa lama proses pemulihan akan memakan waktu.