Rabu, 3 Juni 2026

Kupas Tuntas Motor Listrik: Irit dan Ramah Lingkungan, Tapi Masih Punya Tantangan

Photo Author
Rizaldi Chan, SuaroMinang.co
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 20:46 WIB

BATAM, suarominang.co - Motor listrik kini semakin diminati masyarakat karena menawarkan berbagai keunggulan dibanding kendaraan berbahan bakar bensin. Selain lebih hemat biaya operasional, kendaraan ini juga dikenal ramah lingkungan dan memiliki perawatan yang lebih sederhana.

Salah satu daya tarik utama motor listrik adalah biaya penggunaan yang jauh lebih murah. Pengendara hanya perlu mengisi daya baterai, yang biayanya dinilai lebih hemat dibanding membeli BBM setiap hari. Dari sisi perawatan, motor listrik juga tidak membutuhkan penggantian oli, busi, maupun filter udara karena komponen mesinnya lebih sedikit dibanding motor konvensional.

Keunggulan lainnya adalah kendaraan ini tidak menghasilkan emisi gas buang sehingga membantu mengurangi polusi udara. Motor listrik juga memiliki torsi instan yang membuat akselerasi terasa responsif, terutama saat digunakan di jalan perkotaan dengan kondisi stop-and-go. Selain itu, suara mesin yang lebih senyap membuat pengalaman berkendara terasa lebih nyaman.

Pemerintah juga terus mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai insentif dan subsidi pembelian guna mempercepat peralihan ke transportasi ramah lingkungan.

Meski memiliki banyak kelebihan, motor listrik juga masih menghadapi sejumlah kekurangan. Harga pembelian unit baru umumnya lebih mahal dibanding motor berbahan bakar bensin, terutama untuk model dengan kapasitas baterai besar dan jarak tempuh lebih jauh.

Waktu pengisian daya juga menjadi perhatian karena membutuhkan waktu lebih lama dibanding mengisi bensin di SPBU. Selain itu, keberadaan SPKLU atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum masih terbatas di banyak daerah.

Dari sisi penggunaan, jarak tempuh motor listrik sangat bergantung pada kapasitas baterai. Hal ini kerap memunculkan kekhawatiran pengguna akan kehabisan daya saat bepergian jauh atau yang dikenal dengan istilah range anxiety.

Kendala lain adalah jumlah bengkel yang mampu menangani servis motor listrik masih belum sebanyak bengkel motor konvensional. Nilai jual kembali motor listrik bekas juga dinilai belum stabil karena sebagian konsumen masih mempertimbangkan umur dan kondisi baterai.

Meski demikian, motor listrik umumnya tetap aman digunakan saat hujan. Namun pengendara tetap disarankan menghindari genangan air yang terlalu dalam demi menjaga komponen elektronik tetap aman dan tidak mengalami kerusakan.

Editor: Rizaldi Chan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

X