Rabu, 3 Juni 2026

Drone Kardus Buatan Jepang Jadi Sorotan, Bisa Dirakit Cepat Tanpa Peralatan Khusus

Photo Author
Rizaldi Chan, SuaroMinang.co
- Kamis, 7 Mei 2026 | 17:44 WIB

TOKYO, suarominang.co — Jepang memperkenalkan inovasi baru di bidang teknologi penerbangan dengan mengembangkan drone berbahan dasar kardus yang dapat dirakit dalam hitungan menit tanpa membutuhkan alat khusus. Drone bernama AirKamuy 150 itu dikembangkan oleh perusahaan rintisan Air Kamuy sebagai solusi drone murah dan praktis untuk berbagai kebutuhan.

Teknologi ini mulai menarik perhatian karena dinilai mampu menekan biaya produksi drone secara signifikan dibandingkan drone konvensional berbahan komposit. AirKamuy 150 dibuat menggunakan kardus bergelombang ringan yang mudah diproduksi dalam jumlah besar.

Drone tersebut dirancang agar dapat dirakit hanya sekitar lima menit. Selain mudah dipasang, bentuknya juga dapat dilipat sehingga mempermudah proses penyimpanan dan distribusi dalam jumlah besar.

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi logistik. Dalam satu kontainer standar, ratusan unit drone disebut dapat diangkut sekaligus, membuat biaya pengiriman menjadi jauh lebih hemat.

AirKamuy 150 memiliki kemampuan terbang hingga sekitar 80 menit dengan jarak operasional mencapai kurang lebih 80 kilometer. Drone ini juga mampu melaju dengan kecepatan mendekati 120 kilometer per jam sambil membawa muatan ringan.

Biaya produksinya tergolong murah untuk ukuran drone modern, yakni sekitar USD 2.000 hingga USD 3.000 per unit. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding drone militer pada umumnya yang memiliki harga jauh lebih mahal.

Pengembangan drone murah ini disebut terinspirasi dari perubahan strategi peperangan modern yang kini mengandalkan penggunaan drone dalam jumlah besar atau swarm attack. Konsep tersebut memungkinkan banyak drone diterbangkan bersamaan untuk membanjiri sistem pertahanan lawan.

Pemerintah Jepang dilaporkan mulai melirik potensi pemanfaatan teknologi tersebut untuk kebutuhan pertahanan negara. Meski saat ini AirKamuy 150 masih dipasarkan untuk latihan target udara dan kebutuhan sipil, teknologi drone kardus ini dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut di sektor militer maupun penanggulangan bencana.

Editor: Rizaldi Chan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X