Batam, SuaroMinang.co — Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam (YAPISTA) terus memperkuat peran dalam perkembangan dunia pendidikan di Kota Batam. Lembaga ini berdiri sejak 1977 dan kini menjadi fondasi utama lahirnya Universitas Ibnu Sina.
YAPISTA, sebelumnya bernama Yayasan Pendidikan Ibnu Sina (YAPIS), berdiri pada 27 Rajab 1397 H atau 14 Juli 1977. Masyarakat Batam, khususnya umat Islam, mendirikan yayasan ini sebagai respons atas rencana pemerintah menjadikan Batam sebagai pusat industri, perdagangan, dan pariwisata.
Sejak awal, YAPISTA aktif membangun sistem pendidikan secara bertahap. Pertama, yayasan ini membuka Sekolah Dasar (SD) Ibnu Sina pada 1978. Kemudian, YAPISTA melanjutkan dengan Taman Kanak-Kanak (TK) pada 1983, Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 1984, dan Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) pada 1986.
YAPISTA Kembangkan Pendidikan Tinggi di Batam
Selanjutnya, YAPISTA masuk ke sektor pendidikan tinggi pada akhir 1980-an. Yayasan ini membangun beberapa perguruan tinggi secara bertahap. Pada 10 Mei 1993, YAPISTA meluncurkan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ibnu Sina.
Kemudian, YAPISTA menambah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) pada 1998, Sekolah Tinggi Teknik (STT) pada 2001, serta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) pada 2008. Dengan langkah ini, YAPISTA memperkuat pengembangan pendidikan tinggi di Batam secara berkelanjutan.
Transformasi YAPIS Menjadi YAPISTA
Selain itu, pada 2009 YAPIS resmi berubah nama menjadi Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam (YAPISTA). Perubahan ini terjadi setelah pengesahan akta notaris dan persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Sejak perubahan tersebut, YAPISTA memperluas pengelolaan pendidikan. Saat ini, yayasan ini mengelola berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMK, hingga perguruan tinggi di Batam. Dengan demikian, YAPISTA memperkuat posisi sebagai salah satu pilar sistem pendidikan Batam.
Lahirnya Universitas Ibnu Sina
Kemudian, pada 2019 YAPISTA melakukan langkah strategis dengan menggabungkan beberapa sekolah tinggi. Proses ini melahirkan Universitas Ibnu Sina.
Transformasi ini meningkatkan daya saing perguruan tinggi swasta di Kepulauan Riau. Selain itu, perubahan ini juga memperkuat kualitas Universitas Ibnu Sina Batam sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Komitmen Cetak Generasi Unggul
Hingga saat ini, YAPISTA terus menjalankan komitmen untuk mencetak generasi unggul. Yayasan ini mendorong pendidikan berbasis nilai keimanan dan ilmu pengetahuan secara seimbang.
Selanjutnya, YAPISTA mengusung visi “memanusiakan manusia” melalui pendidikan. Dengan pendekatan ini, yayasan tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter.
Peran Penting dalam Dunia Pendidikan Batam
Selain itu, YAPISTA juga berperan penting dalam mendukung kebutuhan pendidikan di Batam yang terus berkembang seiring pertumbuhan industri dan penduduk. Yayasan ini secara aktif menyesuaikan kurikulum dan fasilitas agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan strategi tersebut, YAPISTA memperkuat posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan swasta terbesar di Batam. Oleh karena itu, kontribusinya terhadap pendidikan Batam, yayasan pendidikan Islami, dan pengembangan SDM Kepulauan Riau terus mendapat perhatian masyarakat.
Sebagai penutup, perjalanan YAPISTA menunjukkan transformasi panjang dari sebuah yayasan pendidikan menjadi institusi besar yang menaungi berbagai jenjang pendidikan. Melalui penguatan struktur dan pengembangan Universitas Ibnu Sina, YAPISTA terus mendorong kemajuan pendidikan di Batam secara aktif, terarah, dan berkelanjutan.