Rabu, 3 Juni 2026

Pemerintah Siapkan Subsidi 200 Ribu Kendaraan Listrik, Mulai Bergulir Juni 2026

Photo Author
Rizaldi Chan, SuaroMinang.co
- Selasa, 5 Mei 2026 | 19:23 WIB

Jakarta, Suarominang.co — Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan program subsidi besar-besaran untuk kendaraan listrik yang ditargetkan mulai berjalan pada awal Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong konsumsi masyarakat sekaligus menekan penggunaan bahan bakar minyak.


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa rencana tersebut telah dibahas bersama Kementerian Perindustrian. Ia menilai insentif kendaraan listrik menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Selain mendorong konsumsi, program ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar,” ujarnya dalam konferensi pers APBN KITA.

Kuota Awal 200 Ribu Unit

Dalam tahap awal, pemerintah akan memberikan subsidi untuk total 200 ribu unit kendaraan listrik, dengan rincian:

100 ribu unit mobil listrik

100 ribu unit motor listrik

Jika kuota tersebut habis, pemerintah membuka kemungkinan untuk menambah jumlah penerima subsidi.

Purbaya menjelaskan bahwa skema teknis program ini nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta

Untuk kendaraan roda dua, pemerintah telah menetapkan nilai subsidi sebesar Rp5 juta per unit. Sementara itu, besaran subsidi untuk mobil listrik belum diumumkan secara rinci.

Program ini dirancang fleksibel. Artinya, jika kuota awal terserap cepat oleh masyarakat, pemerintah siap menambah alokasi subsidi berikutnya.

Dorong Ekonomi Jangka Pendek

Menurut Purbaya, percepatan realisasi subsidi kendaraan listrik ini diharapkan mampu memperkuat daya tahan fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2026.

“Targetnya awal Juni sudah mulai berjalan,” tegasnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat transisi menuju energi bersih, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat melalui stimulus sektor otomotif berbasis listrik.

Editor: Rizaldi Chan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X