Rabu, 3 Juni 2026

Harga Solar Nonsubsidi Melonjak, Ribuan Nelayan di Sejumlah Daerah Hentikan Aktivitas Melaut

Photo Author
Rizaldi Chan, SuaroMinang.co
- Minggu, 17 Mei 2026 | 16:00 WIB

Suarominang.co — Kenaikan harga solar nonsubsidi yang disebut mencapai Rp30.000 per liter memukul keras sektor perikanan tangkap. Ribuan nelayan di sejumlah daerah dilaporkan memilih menghentikan aktivitas melaut karena biaya operasional dinilai tak lagi sebanding dengan hasil tangkapan.

Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, banyak kapal nelayan terparkir di pelabuhan karena pemilik kapal dan awak memilih menunda keberangkatan. Kondisi ini dipicu melonjaknya harga bahan bakar yang sebelumnya berada di kisaran Rp17.000 per liter.

Para nelayan mengaku biaya melaut kini membengkak drastis. Untuk kapal berukuran besar, kebutuhan solar bisa mencapai ribuan liter dalam satu kali operasi. Dengan harga saat ini, modal operasional dinilai terlalu berat dan berpotensi menimbulkan kerugian.

Tak hanya di Jawa Tengah, persoalan serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah pesisir Sumatera Utara, termasuk Sibolga dan Tapanuli Tengah. Selain mahalnya harga solar nonsubsidi, nelayan juga menghadapi keterbatasan pasokan bahan bakar di sejumlah titik distribusi.

Pelaku usaha perikanan menyebut situasi ini dapat berdampak luas, bukan hanya pada nelayan, tetapi juga pada rantai pasok perikanan, pedagang ikan, hingga kebutuhan konsumsi masyarakat apabila berlangsung dalam waktu lama.

Sebelumnya, kelompok nelayan di Pantura juga telah menyuarakan keberatan atas tingginya biaya operasional akibat lonjakan harga BBM nonsubsidi. Mereka menilai kondisi ini membuat usaha penangkapan ikan semakin sulit dijalankan secara ekonomis.

Pemerintah sendiri menegaskan bahwa kenaikan harga mengikuti mekanisme pasar untuk BBM nonsubsidi, sementara harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan.

Sumber: Liputan6/SCTV

Editor: Rizaldi Chan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X