Rabu, 3 Juni 2026

Keutamaan Sepertiga Malam: Panduan Sholat Tahajud 2 Rakaat yang Mudah Diamalkan

Photo Author
Rizaldi Chan, SuaroMinang.co
- Selasa, 5 Mei 2026 | 19:06 WIB

Suarominang.co — Sholat Tahajud menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keistimewaan luar biasa dalam ajaran Islam. Dilaksanakan pada malam hari setelah bangun tidur, ibadah ini dikenal sebagai waktu yang paling mustajab untuk bermunajat kepada Allah SWT, terutama pada sepertiga malam terakhir.

Secara umum, sholat Tahajud paling sedikit dilakukan dua rakaat dengan satu kali salam. Meski sederhana, pelaksanaannya memiliki tata cara yang harus diperhatikan agar ibadah menjadi lebih khusyuk dan sempurna.

Waktu Utama Pelaksanaan

Sholat Tahajud dilakukan setelah tidur, dengan waktu terbaik berada di sepertiga malam terakhir, yakni sekitar pukul 01.00 hingga menjelang waktu subuh. Pada waktu ini, suasana lebih tenang sehingga memudahkan seseorang untuk beribadah dengan penuh kekhusyukan.

Niat Sholat Tahajud

Niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Lafal yang umum dibaca adalah:

“Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ”

Artinya: Aku niat shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Pelaksanaan

Pelaksanaan sholat Tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunnah lainnya. Pada rakaat pertama, diawali dengan takbiratul ihram, dilanjutkan membaca doa iftitah (sunnah), surat Al-Fatihah, serta surat pendek dari Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua dengan tuma’ninah.

Pada rakaat kedua, rangkaian gerakan dilakukan seperti rakaat pertama, dimulai dari berdiri membaca Al-Fatihah dan surat pendek, hingga diakhiri dengan duduk tasyahud akhir dan salam.

Amalan Setelah Sholat

Setelah menunaikan sholat Tahajud, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, serta memanjatkan doa. Banyak ulama menyebutkan bahwa waktu ini merupakan salah satu momen terbaik untuk memohon ampunan dan mengharapkan pertolongan dari Allah SWT.

Sholat Tahajud juga dapat dilakukan lebih dari dua rakaat, dengan pola dua rakaat satu salam, kemudian ditutup dengan sholat Witir sebagai penutup ibadah malam.

Menggapai Ketenangan dan Kedekatan Spiritual

Selain sebagai bentuk ibadah, sholat Tahajud juga diyakini membawa ketenangan batin dan meningkatkan kualitas spiritual seseorang. Dengan menjaga konsistensi dalam melaksanakannya, seorang muslim dapat merasakan kedekatan yang lebih dalam dengan Sang Pencipta.

Dengan memahami tata cara yang benar, diharapkan umat Islam dapat lebih mudah mengamalkan sholat Tahajud dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Editor: Rizaldi Chan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X