KEDIRI, suarominang.co - Sebuah organisasi bernama Yakuza Manages menjadi sorotan publik setelah deklarasinya di Indonesia ramai diperbincangkan. Meski namanya identik dengan kelompok kriminal Jepang, organisasi ini ditegaskan tidak memiliki kaitan apa pun dengan sindikat Yakuza di Jepang.
Organisasi tersebut diketahui berdiri di Kediri, Jawa Timur, dan dipimpin oleh sosok yang dikenal sebagai Gus Thuba. Menurut keterangan yang beredar, Yakuza Manages dibentuk sebagai wadah komunitas dengan pendekatan dakwah yang terbuka dan inklusif, menyasar berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Nama “Yakuza” yang digunakan pun memicu banyak pertanyaan publik. Namun pihak pendiri menyebut pemilihan nama itu memiliki makna simbolik internal organisasi, bukan merujuk pada aktivitas kriminal atau afiliasi dengan kelompok kejahatan internasional.
Kemunculan organisasi ini cepat menarik perhatian di media sosial karena dianggap unik sekaligus kontroversial. Sebagian masyarakat mempertanyakan alasan penggunaan nama yang lekat dengan citra dunia kriminal, sementara yang lain melihatnya sebagai strategi branding agar mudah dikenal.
Meski demikian, hingga kini organisasi tersebut disebut bergerak dalam aktivitas sosial, pembinaan komunitas, dan dakwah dengan pendekatan kekinian. Kehadirannya menjadi perbincangan luas karena perpaduan nama yang tak lazim dengan misi yang diklaim bernuansa positif.
Sumber : CNBC Indonesia