islam

Inilah Cara Makan Nabi Muhammad SAW yang Penuh Hikmah, Patut Ditiru Umat Islam

Senin, 5 Mei 2025 | 08:50 WIB

suarominang.co – Batam, Senin (5/5/2025) Dalam kehidupan sehari-hari, Rasulullah SAW selalu menjadi teladan sempurna, termasuk dalam urusan makan dan minum. Banyak sunnah beliau yang bukan hanya mengajarkan adab, tetapi juga terbukti bermanfaat untuk kesehatan dan kehidupan sosial.


Berikut ini kami sajikan ringkasan cara makan Nabi Muhammad SAW yang bisa kita amalkan mulai hari ini:



✅ 1. Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah Makan


Rasulullah SAW menjaga kebersihan, termasuk dengan mencuci tangan sebelum menyentuh makanan. Ini menjadi pelajaran penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan.



✅ 2. Makan dengan Tangan Kanan


Nabi SAW bersabda:
"Jika salah seorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya, dan jika minum, maka minumlah dengan tangan kanannya, karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya." (HR. Muslim)



✅ 3. Mengucapkan Bismillah


Beliau selalu memulai makan dengan menyebut nama Allah. Jika lupa, beliau menganjurkan membaca:
"Bismillahi awwalahu wa akhirahu."



✅ 4. Makan dari Bagian yang Dekat


Nabi SAW bersabda:
"Makanlah dari yang dekat darimu dan jangan mengambil dari tengah-tengah (makanan)." (HR. Bukhari dan Muslim)



✅ 5. Tidak Meniup Makanan atau Minuman Panas


Rasulullah SAW melarang meniup makanan. Ini menunjukkan betapa beliau menjaga adab dan juga memperhatikan kesehatan.



✅ 6. Tidak Berlebihan (Israf)


Rasulullah SAW bersabda:
"Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika harus makan lebih, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara." (HR. Tirmidzi)



✅ 7. Bersyukur dengan Mengucap Alhamdulillah


Beliau selalu menutup makan dengan ucapan syukur kepada Allah: “Alhamdulillahi alladzi at’amana wa saqana wa ja‘alana minal Muslimin.”







? Penutup:


Makan bukan hanya kebutuhan jasmani, tapi juga ladang pahala jika dijalani sesuai sunnah Rasulullah SAW. Mari jadikan setiap aktivitas makan sebagai ibadah yang berpahala, dimulai dari mengikuti sunnah-sunnah beliau.


Redaksi Suaro Minang mengajak kaum Muslimin di Ranah Minang dan perantauan untuk membudayakan sunnah ini dalam keluarga dan lingkungan kita.

Tags

Terkini