Rabu, 3 Juni 2026

Sembako Murah Jadi Andalan Pemko Atasi Harga Cabai Naik di Batam Jelang Akhir Tahun

Photo Author
Administrator, SuaroMinang.co
- Sabtu, 8 November 2025 | 03:07 WIB
Sembako Murah Jadi Andalan Pemko Atasi Harga Cabai Naik di Batam Jelang Akhir Tahun
Sembako Murah Jadi Andalan Pemko Atasi Harga Cabai Naik di Batam Jelang Akhir Tahun

BATAM – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, harga cabai di Batam mengalami kenaikan tajam, membuat warga dan pelaku usaha kuliner khawatir.

Komoditas dapur yang menjadi kebutuhan pokok ini kini dijual di kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, hampir dua kali lipat dibanding harga normal Rp40 ribu–Rp50 ribu per kilogram.

Pedagang di pasar tradisional menyebut, meski stok cabai masih ada, pasokan dari luar daerah menurun akibat cuaca ekstrem. “Cabai masih ada, tapi harganya sudah naik drastis.

Pasokan dari luar kota berkurang karena cuaca buruk,” ungkap salah seorang pedagang di Pasar Mitra Raya, Batam.

Lonjakan harga ini memengaruhi ibu rumah tangga hingga pelaku usaha kuliner yang bergantung pada kestabilan harga bahan pokok. Banyak yang mengeluhkan biaya operasional meningkat menjelang perayaan akhir tahun.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kota Batam melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Firmansyah menyatakan telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menstabilkan harga pangan.

Salah satu langkah utama adalah penyelenggaraan pasar murah dan penyaluran sembako bersubsidi bagi masyarakat.

“Untuk menekan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru, kami akan mengadakan program sembako murah dan sembako bersubsidi,” ujar Firmansyah saat ditemui di kantor Pemko Batam, Jumat (7/11). Kegiatan ini dirancang dimulai lebih awal agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya sebelum puncak perayaan.

Program sembako murah dan subsidi ditargetkan menjangkau keluarga kurang mampu, pedagang kecil, serta pelaku usaha mikro. Pemerintah berharap bantuan ini mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga cabai dan komoditas lainnya.

Selain itu, Pemko Batam juga menggandeng dinas terkait untuk memantau harga bahan pokok secara rutin. Data ini menjadi acuan untuk memastikan pasokan cukup dan harga tetap stabil. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga yang terlalu tinggi,” tambah Firmansyah.

Fenomena kenaikan harga cabai menjelang akhir tahun bukanlah hal baru. Biasanya, lonjakan harga terjadi karena tingginya permintaan dan terganggunya pasokan dari daerah penghasil.

Namun, kenaikan hampir dua kali lipat seperti saat ini menjadi perhatian serius pemerintah dan warga.

Para pakar ekonomi lokal mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan bahan pokok. Mereka juga menekankan pentingnya memanfaatkan cabai lokal yang masih tersedia agar tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Pemko Batam menegaskan bahwa melalui pasar murah dan distribusi sembako bersubsidi, lonjakan harga cabai dan komoditas penting lainnya dapat dikendalikan.

Masyarakat diimbau memanfaatkan program ini dan terus mengikuti informasi terbaru dari pemerintah.

Selain itu, pemerintah daerah berencana memperluas kerja sama dengan pedagang grosir dan distributor agar distribusi cabai lebih lancar menjelang Natal dan Tahun Baru.

Langkah ini diharapkan menjaga kestabilan harga serta mencegah lonjakan yang memberatkan masyarakat.

Dengan strategi ini, Pemko Batam menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, sekaligus menjaga daya beli warga tetap stabil di musim liburan akhir tahun.

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X