Rabu, 3 Juni 2026

SMSI Kepri 2026 Fokuskan Transformasi Media Digital di Tengah Dinamika Global

Photo Author
Administrator, SuaroMinang.co
- Minggu, 18 Januari 2026 | 12:16 WIB
SMSI Kepri 2026 Fokuskan Transformasi Media Digital di Tengah Dinamika Global
SMSI Kepri 2026 Fokuskan Transformasi Media Digital di Tengah Dinamika Global

BATAM – Tantangan global yang kian kompleks akibat dinamika geopolitik internasional, perlambatan ekonomi dunia, serta perkembangan politik nasional menjadi ujian serius bagi industri media siber. Namun, di balik tekanan tersebut, terbuka peluang besar bagi perusahaan pers yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan membaca perubahan secara cermat.

Hal itu disampaikan Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau, Datuk Paulus Amat Tantoso, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) SMSI Kepri Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pra Rapat Kerja, di Hotel Golden View, Batam, Sabtu (17/1/2026).

Amat yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Indonesia menilai, kondisi global saat ini tidak bisa disikapi secara pesimistis. Menurutnya, perubahan dan ketidakpastian justru membuka ruang baru bagi pelaku usaha media yang memiliki strategi dan visi jangka panjang.

“Situasi dunia memang sedang tidak mudah. Ketegangan geopolitik, tekanan ekonomi, hingga dinamika politik dalam negeri memberi dampak langsung ke berbagai sektor, termasuk media. Tapi di sisi lain, ini adalah momentum bagi perusahaan pers untuk berbenah dan mengambil peluang,” ujar Amat dalam pemaparannya.

Ia menekankan bahwa media siber saat ini tidak bisa lagi bertumpu pada pola kerja dan model bisnis konvensional. Perubahan perilaku pembaca, perkembangan teknologi digital, serta persaingan yang semakin ketat menuntut media untuk lebih kreatif dan efisien.

“Sebagai pelaku usaha, saya melihat bahwa kunci bertahan adalah adaptasi. Media harus berani berinovasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mengelola perusahaan secara profesional. Tanpa itu, sulit bagi media untuk tetap relevan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Amat menilai profesionalisme dan kredibilitas menjadi modal utama perusahaan pers di tengah derasnya arus informasi. Media yang mampu menjaga kualitas konten dan kepercayaan publik akan memiliki posisi tawar yang kuat, tidak hanya di mata pembaca, tetapi juga dunia usaha dan investor.

“Media bukan sekadar penyampai berita. Ia memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik dan menciptakan stabilitas sosial. Pers yang sehat dan bertanggung jawab akan mendukung iklim usaha yang kondusif,” katanya.

Ia pun menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan ekosistem pers yang independen dan beretika di Kepulauan Riau. Menurutnya, keberadaan media yang profesional sangat dibutuhkan untuk menciptakan kepastian informasi di tengah masyarakat.

Rakor SMSI Kepri Tahun 2026 yang mengusung tema “Media Sehat, Bisnis Kuat” menjadi ajang konsolidasi bagi para pemilik dan pengelola media siber di daerah. Forum ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari transformasi manajemen media, peningkatan kualitas jurnalistik, hingga keberlanjutan bisnis perusahaan pers di era digital.

Ketua SMSI Kepri, Rinaldi Samjaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa industri media siber sedang berada pada fase perubahan besar. Ia menilai, perubahan tersebut menuntut pergeseran cara pandang pengelola media, dari sekadar produksi berita ke pengelolaan bisnis berbasis kepercayaan publik.

“Media adalah institusi yang dibangun di atas kepercayaan. Tanpa integritas, etika, dan profesionalisme, media akan sulit bertahan. Apalagi saat ini persaingan semakin ketat dan pembaca semakin kritis,” ujar Rinaldi.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di perusahaan pers, termasuk pemahaman terhadap regulasi, etika jurnalistik, dan pengelolaan bisnis media yang sehat.

Rakor tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Penasihat SMSI Kepri yang juga Bupati Kepulauan Anambas, Aneng; Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Batam, Rival Pribadi; praktisi hukum Toto Sumito; Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri Parna Simarmata; serta Ketua PWI Batam, M. Khavi Anshary.

Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap upaya SMSI Kepri dalam memperkuat posisi media siber sebagai pilar informasi dan entitas bisnis yang berkelanjutan.

Rangkaian Rakor dan Pra Raker SMSI Kepri 2026 ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pers yang sehat, adaptif terhadap perubahan global, serta mampu tumbuh sebagai perusahaan yang profesional dan berdaya saing di Provinsi Kepulauan Riau.

Komitmen ini diharapkan menjadi langkah awal bagi media siber di Kepri untuk tidak hanya bertahan di tengah tantangan zaman, tetapi juga berkembang sebagai kekuatan informasi yang kredibel dan berpengaruh. (*)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X