kuliner

Polda Kepri & BNNP Gelar Operasi Besar di Batam: Puluhan Warga Terjaring Narkoba

Sabtu, 8 November 2025 | 03:28 WIB
Polda Kepri & BNNP Gelar Operasi Besar di Batam: Puluhan Warga Terjaring Narkoba

BATAM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, TNI, dan Pemerintah Kota Batam menggelar Operasi Pemulihan Terpadu di Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sungai Beduk, Jumat (7/11/2025). Operasi ini menjadi langkah strategis menekan peredaran narkotika di kawasan yang masuk kategori rawan, sekaligus memulihkan lingkungan masyarakat agar lebih aman dan sehat.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat tinggi dan unsur terkait, seperti Karoops Polda Kepri Kombes Pol Taswin, Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Anggoro Wicaksono

Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Arief Doddy Suryawan, dan perwakilan BNNP Kepri yang dipimpin Plt. Kabid Pemberantasan dan Intelijen, Kombes Pol Nestor Simanihuruk.

Turut hadir juga perwakilan Pemko Batam, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, BP Batam, Denpom TNI AD, dan POMAL Lantamal IV Batam.

Dalam operasi tersebut, 51 warga diamankan, dan hasil tes urine menunjukkan 36 orang positif mengonsumsi narkotika, terdiri dari 27 laki-laki dan 9 perempuan. Sementara 15 orang lainnya dinyatakan negatif.

Selain penindakan terhadap pengguna, petugas juga menyita sejumlah barang bukti terkait narkoba, antara lain:

  • 1 paket kecil diduga sabu

  • 10 alat hisap (bong)

  • 24 mancis

  • 2 kotak pipet kaca

  • 27 unit ponsel

  • 6 senjata tajam

  • Beberapa alat logam dan peralatan lain yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba


Tim gabungan juga melakukan pembongkaran dua bangunan liar yang kerap dijadikan tempat transaksi dan penggunaan narkotika. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memulihkan kawasan dan menciptakan lingkungan aman bagi warga sekitar.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi nasional pemulihan daerah rawan narkoba.

“Kami melakukan operasi ini secara terpadu dengan BNN, TNI, dan pemerintah daerah. Tujuan kami bukan hanya menindak, tetapi juga memberikan rehabilitasi bagi warga yang positif narkoba,” ujar Kabidhumas Polda Kepri.

Plt. Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kepri, Kombes Pol Nestor Simanihuruk, menambahkan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan di kawasan lain yang rawan narkotika.

“Fokus kami adalah memulihkan lingkungan menjadi aman dan layak huni. Kami juga menemukan anak di bawah umur yang terlibat, sehingga pendekatan rehabilitasi menjadi prioritas,” jelas Kombes Pol Nestor.

Bagi warga yang positif narkoba, BNNP Kepri akan melaksanakan proses asesmen dan rehabilitasi intensif. Sementara barang bukti yang diamankan akan dilimpahkan untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh penyidik BNNP.

Operasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polda Kepri, BNNP Kepri, TNI, dan Pemko Batam dalam memberantas narkoba sekaligus memulihkan kawasan rawan. Tidak hanya menekan angka kriminalitas, operasi ini juga bertujuan menciptakan lingkungan produktif, sehat, dan aman bagi masyarakat.

Pendekatan terpadu antara penindakan dan rehabilitasi dianggap sebagai strategi efektif dalam menangani peredaran narkoba di perkotaan. Kawasan Muka Kuning diharapkan menjadi contoh pemulihan kawasan rawan narkoba yang dapat diterapkan di wilayah lain di Batam dan Kepri.

Ke depan, Polda Kepri dan BNNP Kepri berkomitmen untuk terus meningkatkan pemantauan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk program sosialisasi bahaya narkoba, pelatihan keterampilan, dan kegiatan positif untuk mencegah generasi muda terjerumus narkotika.

Dengan langkah ini, Batam perlahan bergerak menuju status kawasan aman dari narkoba, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warganya melalui sinergi berbagai pihak.

Tags

Terkini