nasional

1 Juni, Hari Lahir Pancasila: Fondasi Negara yang Lahir dari Kearifan Bangsa

Minggu, 1 Juni 2025 | 07:03 WIB

Batam – Suarominang.co | Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, sebuah momentum bersejarah yang menandai lahirnya dasar negara Indonesia. Tanggal ini merujuk pada pidato monumental Ir. Soekarno di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945, di mana ia pertama kali memperkenalkan lima sila yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Dalam pidato tersebut, Soekarno menyampaikan gagasan tentang dasar negara yang tidak hanya mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia, tetapi juga mampu menjadi pemersatu dari beragam suku, agama, dan budaya di seluruh nusantara. Lima sila yang diusulkan adalah: Kebangsaan, Internasionalisme (Perikemanusiaan), Mufakat (Demokrasi), Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan.

Meski Pancasila baru secara resmi disahkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada 18 Agustus 1945, tanggal 1 Juni tetap diakui sebagai tonggak awal lahirnya Pancasila secara konseptual dan ideologis. Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2016 dan menetapkannya sebagai hari libur nasional.

Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ajakan untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam Pancasila. Di tengah dinamika zaman, tantangan ideologi global, serta polarisasi sosial-politik, Pancasila tetap menjadi kompas moral dan arah pembangunan Indonesia.

Sebagai masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, momentum ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila senafas dengan ajaran kebaikan yang sudah hidup dalam falsafah lokal.

Pancasila bukan milik satu kelompok atau golongan, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Mari kita rawat persatuan dan terus menghidupi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya.

 

Tags

Terkini