Rabu, 3 Juni 2026

Lurah Tiban Lama Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih, Warga Antusias Ikut Serta

Photo Author
Rizaldi Chan, SuaroMinang.co
- Selasa, 27 Mei 2025 | 00:16 WIB

Batam,suarominang.co - Tiban Lama 26 Mei 2025 — Bertempat di Gedung Serbaguna RW 12 Tiban Lama, Lurah Tiban Lama, Helmy Haris, S.Kom., menggelar sosialisasi pendirian Koperasi Merah Putih pada Senin malam (26/5). Acara dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir pukul 22.30 WIB, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi Kota Batam.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep, manfaat, serta rencana pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Tiban Lama.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga yang hadir aktif mengajukan pertanyaan seputar teknis pendirian koperasi, keanggotaan, mekanisme pemilihan pengurus, hingga persoalan permodalan. Pemerintah sendiri telah menjanjikan dukungan permodalan yang dapat diakses setelah koperasi memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha.

Lurah Helmy Haris menyampaikan apresiasinya atas semangat warga yang hadir.

“Saya bangga melihat semangat masyarakat Tiban Lama malam ini. Semangat seperti inilah yang akan membawa koperasi kita menjadi kuat dan bermanfaat bagi seluruh warga,” ujar Helmy dalam sambutannya

 

Tentang Koperasi Merah Putih

Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui skema koperasi berbasis komunitas. Koperasi ini dirancang menjadi wadah kolektif warga dalam berbagai bidang usaha, mulai dari pengelolaan UMKM, simpan pinjam syariah, hingga penyediaan kebutuhan pokok.

Program ini didukung penuh oleh pemerintah pusat dan daerah, termasuk fasilitasi akses permodalan senilai Rp3 hingga Rp5 miliar.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa proses pembentukan koperasi dimulai dari pengumpulan minimal 9 orang calon anggota, penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pemilihan pengurus secara demokratis.

Syarat calon pengurus juga disampaikan, yakni harus memahami sistem koperasi dan memiliki integritas. Menanggapi hal tersebut, salah satu peserta, M. Khairun, mengusulkan agar diadakan uji kompetensi terbuka bagi calon ketua koperasi di hadapan forum warga. Tujuannya agar masyarakat dapat menilai langsung kapasitas dan integritas calon ketua.

Menutup acara, Lurah Helmy Haris menegaskan bahwa seluruh proses pembentukan dan pemilihan pengurus akan dilakukan secara terbuka, transparan, dan demokratis demi menjaga kepercayaan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

Editor: Rizaldi Chan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X