Rabu, 3 Juni 2026

Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar di Jalan Lintas Sumatera

Photo Author
Administrator, SuaroMinang.co
- Kamis, 7 Mei 2026 | 11:34 WIB
Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar di Jalan Lintas Sumatera
Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar di Jalan Lintas Sumatera

MURATARA, SUAROMINANG.CO – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu 6 Mei 2026. Insiden tragis yang melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM itu menewaskan sedikitnya 16 orang di lokasi kejadian.

Peristiwa memilukan tersebut langsung menyita perhatian publik. Kobaran api besar dan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi tabrakan. Warga sekitar pun panik saat ledakan dan api melahap dua kendaraan dalam waktu singkat.

Kecelakaan bus ALS terbaru ini kini menjadi sorotan nasional karena tingginya jumlah korban jiwa serta kondisi Jalan Lintas Sumatera yang dikenal padat kendaraan berat.

Percikan Api Muncul Saat Bus ALS Melaju


Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus ALS berangkat dari Lubuklinggau dengan tujuan Medan dan Pekanbaru. Saat melintasi kawasan Karang Jaya sekitar pukul 12.39 WIB, pengemudi diduga melihat percikan api dari bagian kendaraan.

Situasi mendadak mencekam. Sopir bus langsung berusaha menyelamatkan penumpang dengan mengendalikan kendaraan agar tidak terjadi ledakan lebih besar.

Namun, dalam kondisi darurat tersebut, sopir mengambil arah ke sisi kanan jalan. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju sebuah truk tangki BBM dengan kecepatan tinggi.

Jarak kedua kendaraan yang terlalu dekat membuat tabrakan keras tidak bisa dihindari.

Tabrakan Keras Picu Kobaran Api Besar


Benturan antara bus ALS dan truk tangki BBM langsung memicu ledakan besar. Api dengan cepat membakar badan kendaraan dan menjebak sejumlah penumpang di dalam bus maupun truk.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan dugaan awal penyebab kecelakaan maut tersebut.

Menurutnya, sopir bus diduga menghindari lubang jalan sebelum akhirnya masuk ke jalur berlawanan dan menghantam truk tangki.

“Diduga bus ALS menghindari lubang dan membelokkan kendaraan ke kanan sehingga bertabrakan dengan mobil tangki dari arah berlawanan,” jelasnya kepada wartawan.

Ia juga menyebutkan sebagian korban meninggal dunia akibat terjebak di dalam kendaraan yang terbakar hebat.

Kecelakaan lalu lintas di Muratara ini pun memunculkan perhatian serius terkait kondisi jalan nasional yang masih memiliki banyak titik rawan kecelakaan.

16 Orang Meninggal Dunia di Lokasi


Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Rawas Utara mencatat sebanyak 16 orang meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

Korban terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kernet truk tangki BBM.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugon, memastikan tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

Petugas BPBD bersama Satlantas bekerja keras mengevakuasi jenazah dan korban selamat di tengah kondisi kendaraan yang masih terbakar.

Sebagian besar korban meninggal dunia karena tidak sempat keluar saat api membesar dengan cepat. Suhu panas tinggi dan kepulan asap hitam membuat proses penyelamatan berlangsung sulit.

Selain korban meninggal, empat orang dilaporkan berhasil selamat dari kecelakaan tersebut. Tiga korban mengalami luka bakar serius, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Tim medis langsung membawa para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan intensif.

Warga Panik dan Video Kebakaran Viral di Media Sosial


Kobaran api besar yang muncul setelah tabrakan membuat warga sekitar panik. Banyak pengendara memilih menghentikan kendaraan karena takut api semakin meluas.

Beberapa warga merekam detik-detik kebakaran hebat tersebut. Video kecelakaan bus ALS dan truk tangki BBM kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat asap hitam pekat membumbung tinggi hingga menutupi sebagian ruas Jalan Lintas Sumatera. Api juga tampak melahap seluruh badan kendaraan dalam waktu singkat.

Kondisi itu membuat arus lalu lintas sempat lumpuh total. Polisi kemudian melakukan pengamanan area dan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif untuk menghindari kemacetan panjang.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti Kecelakaan


Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan maut di Muratara tersebut.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi di lokasi.

Dugaan sementara mengarah pada upaya pengemudi bus menghindari lubang jalan sebelum kehilangan kendali dan masuk ke jalur lawan.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa kondisi kendaraan, faktor kecepatan, hingga kemungkinan adanya unsur kelalaian.

Tragedi kecelakaan bus ALS ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara di jalur padat seperti Jalan Lintas Sumatera.

Pengemudi kendaraan umum maupun kendaraan berat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di ruas jalan yang rusak atau minim penerangan.

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga perlu mempercepat perbaikan infrastruktur jalan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Jalan Lintas Sumatera Kembali Jadi Sorotan


Jalan Lintas Sumatera selama ini memang dikenal sebagai salah satu jalur dengan tingkat kecelakaan tinggi. Banyak kendaraan besar melintas setiap hari dengan kecepatan tinggi.

Kondisi jalan yang berlubang di sejumlah titik sering memicu kecelakaan fatal, terutama saat cuaca buruk atau arus lalu lintas padat.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan jalur tersebut.

Kecelakaan bus ALS vs truk tangki BBM di Muratara menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indonesia.

 




Pantau terus berita terbaru, informasi akurat, dan perkembangan terkini hanya di SUAROMINANG.CO. Jangan lewatkan update penting setiap harinya untuk tetap terinpirasi dan terinformasi.

Editor : Putra Piasaulu

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X