Halmahera, suarominang.co - Peristiwa tragis di kawasan Gunung Dukono, Halmahera Utara, menyisakan duka mendalam setelah dua pendaki asal Singapura dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi gunung tersebut. Kedua korban diketahui bernama Timothy dan Shahin.
Pemandu pendakian bernama Reza Selang menyampaikan penyesalannya atas insiden yang terjadi. Ia mengaku merasa bersalah atas tragedi yang merenggut nyawa dua wisatawan tersebut.
Menurut keterangan yang disampaikan, Reza mengklaim tidak mengetahui bahwa aktivitas pendakian menuju Gunung Dukono telah resmi ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sejak 17 April 2026 menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tersebut.
Jenazah kedua korban ditemukan pada Minggu (10/5) dalam kondisi berpelukan di bawah reruntuhan batu di sekitar bibir kawah, setelah sebelumnya erupsi terjadi pada Jumat (8/5).
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap informasi resmi terkait status gunung api aktif dan keselamatan dalam aktivitas pendakian, terutama di wilayah dengan potensi bencana tinggi.
Sumber BBC news