nasional

Penerbangan Batam-Padang Gagal Mendarat Akibat Erupsi Gunung Marapi

Kamis, 28 Maret 2024 | 10:40 WIB

suarominang.co, BATAM – Sejumlah penerbangan dari Batam ke Padang gagal mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada hari ini, 28 Maret 2024, akibat erupsi Gunung Marapi. Abu vulkanik dari Gunung Marapi menyebabkan jarak pandang di sekitar bandara menjadi rendah, sehingga membahayakan penerbangan.


Menurut informasi dari Angkasa Pura II, beberapa penerbangan yang gagal mendarat di BIM antara lain:




  • Lion Air JT 144 (Batam-Padang)

  • Batik Air ID 7166 (Batam-Padang)

  • Citilink QG 930 (Batam-Padang)


Para penumpang kembali ke Batam karena gagal mendarat akibat Erupsi Gunung Merpai,salah seorang penumpang Citylink menyampaikan bahwa pesawat tidak bisa mendarat dan pesawat sempat berputar-putar beberapa kali diudara dan akhirnya kembali kebatam.


"kami sudah berangkat dan sudah sampai di Padang,tapi pesawat tidak bisa mendarat karena kabut abu Vulkanik tebal dan pesawat berputar-putar sampai akhirnya kembali ke Batam."ungkap salah seorang penumpang yang berdomisili di Batu Aji.


Akibat gagal mendarat di Bandara Minangkabau penumpang ditunda keberangkatan hari sabtu,"kami diberangkatkan sabtu nanti"Sambung penumpang itu sebelum membeli tiket bus DAMRI.



Erupsi Gunung Marapi

Gunung Marapi mengalami erupsi pada hari ini dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter. Abu vulkanik dari Gunung Marapi bergerak ke arah timur dan tenggara, dan berpotensi mengganggu penerbangan di sekitar Bandara Internasional Minangkabau.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status Gunung Marapi dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV). Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak gunung.



Dampak Erupsi Gunung Marapi

Erupsi Gunung Marapi dapat berdampak pada sejumlah sektor, antara lain:




  • Pariwisata: Erupsi Gunung Marapi dapat menghambat wisatawan yang ingin berkunjung ke Sumatera Barat.

  • Ekonomi: Erupsi Gunung Marapi dapat mengganggu kegiatan ekonomi di Sumatera Barat, terutama sektor perdagangan dan jasa.

  • Masyarakat: Erupsi Gunung Marapi dapat menyulitkan masyarakat yang ingin bepergian ke luar Sumatera Barat.


Diharapkan Gunung Marapi segera kembali normal dan Bandara Internasional Minangkabau dapat kembali beroperasi dengan normal.

Tags

Terkini