nasional

Macan Asia Jadi Peliharaan Oligarki?

Kamis, 20 Februari 2025 | 12:14 WIB

suarominang.co - Sejak terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia, julukan "Macan Asia" yang selama ini melekat padanya semakin mendapat sorotan. Banyak yang awalnya melihat Prabowo sebagai sosok pemimpin tegas dan nasionalis, tetapi kebijakan-kebijakan awalnya justru menunjukkan keberpihakan kepada oligarki dan kepentingan partai politik yang mendukungnya.

Sebagai presiden yang diusung oleh koalisi besar, Prabowo dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan bahwa pemerintahannya benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat, bukan sekadar alat politik bagi elite yang membantunya naik ke tampuk kekuasaan. Namun, sejumlah indikasi awal justru menunjukkan bahwa kepentingan oligarki semakin mengakar dalam kebijakan ekonomi, industri, dan bahkan sumber daya alam.

Salah satu contoh nyata adalah dominasi para taipan dalam proyek-proyek strategis nasional. Mulai dari infrastruktur hingga pertambangan, peran korporasi besar semakin kuat, sementara kebijakan ekonomi yang menguntungkan rakyat kecil masih belum terlihat nyata. Selain itu, berbagai kebijakan yang diambil pemerintah cenderung menguntungkan kelompok elite politik yang selama ini menjadi bagian dari lingkaran kekuasaan.

Jika tren ini terus berlanjut, akankah "Macan Asia" benar-benar menjadi simbol keberanian dan kemandirian bangsa? Ataukah ia justru menjadi peliharaan oligarki, yang hanya mengaum saat kepentingan elite terganggu? Rakyat Indonesia tentu berharap pemimpin mereka mampu berdiri tegak, bukan sekadar alat kepentingan segelintir orang.

Tags

Terkini