nasional

Turki Unjuk Prototipe Rudal Jarak Jauh, Pengamat Nilai Sebagai Sinyal Geopolitik untuk Israel

Sabtu, 9 Mei 2026 | 14:04 WIB

suarominang.co - Turki memperlihatkan prototipe rudal balistik antarbenua (ICBM) bernama Yildirimhan dalam ajang Pameran Pertahanan dan Kedirgantaraan SAHA 2026 yang digelar di Istanbul Expo Centre. Nama Yildirimhan sendiri memiliki arti “kilat” dalam bahasa Turki dan dikembangkan oleh pusat riset serta pengembangan milik Kementerian Pertahanan Turki.

Kemunculan rudal tersebut langsung menarik perhatian pengamat pertahanan internasional. Sejumlah analis menilai langkah Ankara memamerkan teknologi rudal strategis itu bukan sekadar menunjukkan kemajuan militer, tetapi juga menjadi pesan politik di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, khususnya hubungan Turki dengan Israel.

Pakar pertahanan Burak Yildirim menyebut pengembangan Yildirimhan masih berada pada tahap konsep awal. Hingga kini belum ada informasi resmi terkait uji terbang maupun detail teknis lengkap mengenai sistem rudal tersebut. Meski begitu, ia menilai pengumuman proyek itu memperlihatkan ambisi Turki untuk memperkuat kemampuan daya tangkal militernya secara mandiri.

Sementara itu, analis dari Middle East Council on Global Affairs, Ali Bakir, memandang proyek tersebut sebagai langkah besar bagi industri pertahanan Turki. Menurutnya, keberhasilan mengembangkan teknologi rudal jarak jauh dapat menempatkan Turki di jajaran negara dengan teknologi pertahanan tingkat tinggi.

Pengembangan rudal ini muncul di tengah memanasnya hubungan diplomatik Turki dan Israel dalam beberapa tahun terakhir. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga kerap melontarkan kritik keras terhadap tindakan militer Israel di kawasan Gaza.

Sumber : detiknet

Terkini