nasional

5 Jenis Makanan yang Disebut Berisiko Memicu Pertumbuhan Sel Kanker, Banyak Dikonsumsi Sehari-hari

Senin, 11 Mei 2026 | 10:26 WIB

BATAM, suarominang.co - Sejumlah makanan yang umum dikonsumsi masyarakat ternyata disebut berpotensi meningkatkan risiko kanker bila dikonsumsi berlebihan. Hal ini berkaitan dengan kandungan akrilamida, yaitu senyawa kimia yang muncul saat makanan diproses pada suhu tinggi seperti digoreng atau dipanggang.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menjelaskan bahwa akrilamida banyak terbentuk pada makanan berbahan pati yang dimasak di atas suhu 120 derajat Celsius. Senyawa ini dikategorikan sebagai zat yang berpotensi bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker.

Berikut beberapa jenis makanan yang disebut memiliki kandungan akrilamida cukup tinggi:

1. Makanan Gorengan

Kentang goreng, keripik, dan camilan yang digoreng dalam suhu tinggi menjadi salah satu sumber akrilamida terbesar. Semakin gelap hasil gorengan, kadar zat tersebut disebut semakin tinggi.

2. Biskuit dan Kue Kering Kemasan

Produk camilan kemasan yang dipanggang dalam suhu tinggi juga berisiko mengandung akrilamida. Selain itu, makanan jenis ini umumnya mengandung gula tambahan dan bahan pengawet.

3. Roti Panggang Terlalu Cokelat

Roti yang dipanggang hingga terlalu gelap disebut memiliki kadar akrilamida lebih tinggi dibanding roti yang dipanggang ringan. Warna kecokelatan pada roti menjadi tanda terjadinya proses pemanasan berlebih.

4. Kopi

Senyawa akrilamida juga dapat terbentuk saat proses pemanggangan biji kopi. Kandungannya disebut lebih tinggi pada beberapa jenis kopi instan dibanding kopi seduh biasa.

5. Sereal Sarapan Kemasan

Corn flakes dan berbagai sereal kemasan lain yang diproses dengan pemanggangan suhu tinggi juga disebut dapat mengandung akrilamida, terutama produk dengan kadar gula tinggi.

Meski demikian, para ahli menyarankan masyarakat tidak perlu panik, namun lebih bijak dalam memilih pola makan sehat. Mengurangi makanan olahan berlebihan, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta menghindari proses memasak terlalu gosong dinilai dapat membantu menekan risiko penyakit kanker.

Sumber : CNBC Indonesia

Terkini