nasional

Aset Perusahaan Pelat Merah Susut Rp100 Triliun, Pengelolaan Dinilai Jadi Sorotan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46 WIB

JAKARTA, suarominang.co  – Nilai aset perusahaan milik negara (BUMN) dilaporkan mengalami penurunan hingga sekitar Rp100 triliun. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap tata kelola dan efektivitas pengelolaan aset di lingkungan perusahaan pelat merah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa penyusutan nilai aset tersebut menjadi catatan serius yang perlu segera dibenahi. Menurutnya, penurunan itu tidak semata-mata disebabkan faktor eksternal, tetapi juga berkaitan dengan pengelolaan aset yang belum optimal di sejumlah perusahaan.

Ia menegaskan bahwa transformasi di tubuh BUMN terus dilakukan untuk memastikan aset negara dapat memberikan nilai tambah yang maksimal. Salah satu langkah yang ditekankan adalah evaluasi menyeluruh terhadap aset-aset yang dinilai kurang produktif maupun yang selama ini tidak dimanfaatkan secara efektif.

Erick menyebutkan, BUMN memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional. Karena itu, tata kelola perusahaan yang transparan, profesional, dan akuntabel menjadi hal mutlak agar kekayaan negara yang dikelola BUMN tidak terus mengalami penurunan nilai.

Selain pembenahan manajemen aset, pemerintah juga terus mendorong restrukturisasi dan efisiensi operasional di berbagai perusahaan negara. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja BUMN sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap penerimaan negara dan pembangunan nasional.

Penurunan aset dalam jumlah besar tersebut menjadi pengingat bahwa pengelolaan perusahaan negara membutuhkan pengawasan ketat serta strategi bisnis yang adaptif agar aset yang dimiliki tetap produktif dan bernilai tinggi.

Sumber : liputan6

Terkini