Batam suarominang.co - Batam merupakan kota terbesar di Kepulauan Riau yang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki 4 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tujuan utama pengembangan KEK adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan daya saing suatu wilayah.
Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diharapkan dapat mewujudkan percepatan pembangunan ekonomi yang merata di Indonesia.
Tujuan utama pengembangan KEK adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta meningkatkan daya saing.
Empat KEK yang berada di Kota Batam yakni :
1.KEK Kesehatan Internasional Sehat (KIS) 2.KEK Batam Aero Technic ( BAT )
3.KEK Nongsa Digital Park 4.KEK Tanjung Sauh.
- KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam
KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam menargetkan investasi Rp6,91 triliun sampai dengan 2032 dan akan menyerap tenaga kerja 105.406 orang selama 80 tahun,”
Hal itu menindak lanjuti Sidang Dewan Nasional KEK di Gedung Ali Wardhana Lantai II Jakarta Pusat ,Dalam rapat itu Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyetujui usulan pembentukkan tiga Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia, salah satunya adalah KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. Rabu (29/5/2024).
Berdasarkan data yang diperoleh dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), masyarakat Indonesia telah menghabiskan Rp 160 triliun per tahun atas biaya perawatan yang dilakukan di luar negeri, terutama di Singapura dan Malaysia.Batam akan menangkap peluang tersebut melalui KEK Kesehatan. Dengan luas lahan 44,5 hektar dan nilai investasi senilai USD 215 juta, BP Batam akan mengembangkan rumah sakit bertaraf internasional, farmasi dan peralatan medis, serta akomodasi. Dikutip dari Humas BPBatam.co.id
- KEK Batam Aero Technic ( BAT )
Batam Aero Technic (BAT) sebagai pusat pemeliharaan dan pengerjaan penanganan perbaikan pesawat udara (Maintenance, Repair, Overhaul/ MRO) member of Lion Air Group telah beroperasi penuh sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).Upaya menciptakan dan membangun industri MRO Indonesia berdaya saing di lingkup penerbangan internasional, BAT diharapkan dapat mendorong perawatan pesawat udara lebih efisien. Optimis, membantu kesejahteraan masyarakat, mengurangi tingkat pengangguran, serta memperkuat daya saing industri MRO Indonesia secara global.
Peran KEK BAT ke depan juga dapat menjadi pengaruh menurunya harga tiket pesawat secara nasional. Hal ini berkaitan dengan biaya perbaikan yang sudah dilakukan di dalam negeri, sehingga biayanya pun tak terlalu besar. Itulah yang memberikan sumbangsih terhadap efisiensi harga tiket pesawat,”
Dengan efisiensi harga tiket pesawat,otomatis dapat mempengaruhi arus lalu lintas penumpang transportasi udara, khusus nya menuju Kota Batam semakin meningkat dan memberikan kenaikan pesat terhadap sektor pariwisata.
- KEK Nongsa Digital Park
KEK Nongsa hadir ntuk memberikan keleluasaan investasi di bidang industri digital. Kawasan ini juga membuka peluang dan meningkatkan iklim investasi di Batam dengan menarik investor dari luar,”Kek Nongsa Digital Park sedang fokus pengembangan pada kegiatan berbasis IT-digital dan pariwisata.Bandara Internasional Hang Nadim juga tengah disiapkan melayani angkutan kargo. Adanya industri digital akan menarik banyak investasi, khususnya e-commerce. Sinergi antara industri digital dengan kargo menjadi sebuah tawaran bagi para pelaku usaha. Dukungan infrastruktur untuk industri digital sudah disiapkan oleh pemerintah untuk memacu geliat industri yang ada di Nongsa Digital Park.
- KEK Tanjung Sauh
-
KEK Tanjung sauh baru saja di resmikan Oleh Presiden RI Jokowi Widodo melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024. Dan Resmi Menjadi Daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ke 4 Di Kota Batam.
Pulau Tanjung Sauh ini nanti akan menjadi salah satu pulau yang akan dilintasi Jembatan Batam-Bintan yang akan segera dibangun, dikarenkan daerah tersebut berada di antara Kota Batam dan Bintan.
KEK Tanjung Sauh di proyeksikan memiliki beragam rencana bisnis, mulai dari industri pengolahan,pengembangan energi,serta logistic dan distribusi.Fokus paling utama yakni pengembangan industri komponen elektronik, industri perakitan elektronik.
KEK Tanjung Sauh juga akan melengkapi dirinya dengan pelabuhan transhipment yang mampu menampung hingga 5 juta TEU, sehingga dapat menjadi pusat logistik di kawasan Selat Malaka.
KEK Tanjung Sauh juga akan menjadi pusat riset dan pengembangan bidang energi, sekaligus menjadi produsen dari energi alternatif, energi terbarukan, dan energi primer, yang direncanakan untuk memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga di Batam dan Bintan. Dikutip Dari Bisnis.com