Rabu, 3 Juni 2026

Ironi Tenaga Kerja di Batam: Saat Anak Daerah Menganggur, Pekerja Luar Justru Direkrut Massal

Photo Author
Nald, SuaroMinang.co
- Jumat, 21 Februari 2025 | 07:52 WIB

suarominang.co, Batam - Kebijakan perekrutan tenaga kerja di Batam kembali menuai sorotan. Baru-baru ini, sebuah perusahaan di Batam dikabarkan merekrut puluhan pekerja asal Bantul, Yogyakarta, sementara di sisi lain, banyak anak daerah masih berjuang mencari pekerjaan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai peran dan tanggung jawab Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam memastikan kesempatan kerja yang adil bagi warga lokal.

Mengapa perusahaan lebih memilih merekrut tenaga kerja dari luar daerah? Apakah sumber daya manusia di Batam dianggap tidak kompeten atau ada faktor lain yang mempengaruhi kebijakan perekrutan ini? Bukankah seharusnya Disnaker lebih proaktif dalam membina dan menyalurkan tenaga kerja lokal agar dapat bersaing di industri yang berkembang pesat di kota ini?

Jika fenomena ini terus berlanjut, maka ketimpangan tenaga kerja di Batam akan semakin lebar. Pemerintah daerah dan Disnaker perlu segera turun tangan dengan memastikan kebijakan rekrutmen perusahaan lebih berpihak kepada warga lokal, bukan malah membuka peluang bagi pekerja dari luar tanpa mempertimbangkan kondisi pengangguran di Batam sendiri.

Editor: Nald

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Terpopuler

X