-
Industri rokok
-
Minuman keras
-
Partai politik
Dilarang mencederai proses seleksi dan evaluasi pendidikan dengan keuntungan pribadi.
?️ Komentar Pemerhati Pendidikan
Drs. Amiruddin, M.Pd, salah satu penggiat pendidikan Sumatera Barat, menyatakan bahwa banyak sekolah masih memandang Komite sebagai "alat pungutan legal", padahal perannya jauh lebih besar.
“Komite bukan sekadar pengumpul uang, tapi jembatan antara sekolah dan masyarakat. Bila difungsikan dengan benar, akan sangat membantu sekolah dalam pengawasan dan peningkatan mutu,” ujarnya kepada SuaroMinang.co.
✍️ Penutup
Dengan regulasi ini, diharapkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam dunia pendidikan semakin meningkat. Komite Sekolah bukan lagi alat pelengkap, tapi mitra aktif yang memegang tanggung jawab moral dan sosial demi kemajuan pendidikan anak bangsa.
Reporter: Tim Redaksi SuaroMinang.co
Editor: Rizaldi
Sumber Data: Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, kemdikbud.go.id, Kompas, Setkab